tribratanewsblorajateng.com - Jajaran Polres Blora menggelar kegiatan kepolisian bertajuk "Polisi Bersama Masyarakat Peduli Pendidikan" di lingkungan sekolah. Kali ini, Kapolres Blora AKBP Inggal Widya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung kegiatan pembinaan tersebut di halaman SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Blora, Senin (26/10/2026) pagi.
Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Eka Hendra Ardiyansyah, S.T.K., S.I.K., KBO Satbinmas, kepala sekolah, dewan guru, serta ratusan siswa-siswi.
Dalam amanatnya yang berlatar belakang persiapan menyambut Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang, Kapolres Blora mengingatkan para pelajar bahwa mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan memegang estafet kepemimpinan nasional pada Indonesia Emas 2045. Guna membentengi para siswa dari berbagai potensi kenakalan remaja, Kapolres merumuskan empat pesan penting yang dikemas dalam akronim S-A-T-U:
S - Stop Perundungan: Kapolres mengajak seluruh siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang ramah dan bebas dari intimidasi. Perundungan dalam bentuk apa pun—baik fisik, verbal, maupun di dunia maya—dapat meninggalkan trauma mendalam dan berkonsekuensi hukum. Siswa diminta untuk tidak menjadi pelaku, tidak hanya menonton, serta berani melapor jika melihat atau mengalami perundungan.
A - Aman di Jalan: Mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur, Kapolres menegaskan aturan tegas bahwa pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dilarang mengendarai kendaraan bermotor sendiri ke sekolah. Siswa diimbau untuk memanfaatkan moda transportasi umum, berjalan kaki, atau diantar orang tua, serta menghindari aksi balap liar.
T - Tahan Jempol: Literasi digital menjadi sorotan penting agar para pelajar bijak dalam bermedia sosial. Siswa diingatkan untuk menyaring informasi sebelum membagikannya (saring sebelum sharing), menghindari penyebaran hoaks, tidak menyebar aib teman, serta waspada terhadap ancaman kejahatan siber seperti pemerasan foto pribadi dan menjaga kerahasiaan data pribadi (OTP).
U - Unggul Tanpa Narkoba dan Kenakalan: Kapolres dengan tegas berpesan agar para pelajar menjauhi rokok, miras oplosan, narkoba, hingga keterlibatan dalam geng motor. Ia mendorong para siswa untuk menyalurkan energi positif melalui prestasi di bidang olahraga, seni, pramuka, maupun kegiatan akademik.
Sebagai wujud kedekatan antara aparat penegak hukum dan dunia pendidikan, Kapolres Blora juga menegaskan bahwa polisi adalah sahabat anak dan remaja. Para siswa dipersilakan untuk tidak ragu melapor kepada guru BK, wali kelas, petugas Bhabinkamtibmas, atau melalui layanan Call Center Polri 110 jika menghadapi masalah atau merasa tidak aman.
"Kegiatan 'Polisi Bersama Masyarakat Peduli Pendidikan' ini tidak hanya terpusat di kota, namun juga dilaksanakan serentak oleh para kapolsek jajaran di sekolah-sekolah wilayah hukum Polres Blora," ujar Kapolres Blora AKBP Inggal Widya Perdana.
Rangkaian kegiatan pembinaan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para siswa, diakhiri dengan ikrar bersama untuk menjaga kedisiplinan, keselamatan, serta menghindari kekerasan dan narkoba.









